19th Ave New York, NY 95822, USA

Tempat Cuci Tangan Otomatis dan Sistem Informasi Pendataan Kunjungan ke Layanan Publik dalam Rangka Mendukung New Normal dalam Pelayanan Publik di Kantor Kelurahan Desa Ciluncat

3

Desa Ciluncat merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. Desa ini memiliki balai desa (kantor desa) yang digunakan untuk melayani keperluan publik terkait dengan kepentingan untuk warga desa. Selama masa pandemic COVID-19 di tahun 2021, kantor ini tetap buka dengan jam layanan terbatas. Selama pandemi, kantor ini juga tetap menerapkan prokes (Protokol Kesehatan). Pelaksanaan pelayanan publik di sebuah Balai Desa adalah kegiatan penting yang perlu tetap dilaksanakan agar kebutuhan masyarakat terhadap hal-hal tertentu masih dapat terlayani dengan baik. Selama masa pandemi COVID-19, tentunya perlu dipastikan bahwa pelaksanaan tetap berjalan dengan konsep new normal dengan tetap menjaga selalu Protokol Kesehatan (Prokes).

Salah satu dampak pandemi ini adalah kegiatan masyarakat terutama pelayanan publik di Kantor Desa Ciluncat tidak dapat dijalankan dengan cara seperti biasanya. Perlu sebuah protokol atau new normal untuk tetap menjamin kegiatan pelayanan publik dengan tetap menjaga protokol kesehatan.Kegiatan new normal dengan penerapan prokes (Protokol Kesehatan) masih belum terlalu maksimal. Sebagai contoh belum ada tempat cuci tangan yang baik dapat digunakan oleh warga yang berkunjung. Selain itu, berdasarkan kunjungan, masyarakat yang datang cenderung untuk abai melakukan dasar-dasar Prokes seperti cuci tangan dengan alasan tertentu. Perlunya alat bantu dan juga sebuah sistem untuk membantu masyarakat agar lebih aware terhadap kegiatan new normal dengan menerapkan prokes (protokol kesehatan) yang semakin baik.

Oleh karena itu, dalam program pengabdian masyarakat ini yang dilakukan oleh Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Telkom University terutama dari Lab ESD (Enterprise System Development), Kelompk Keahlian Cybernetics dan juga dosen dari Teknik Elektro melakukan kegiatan pemasangan alat cuci tangan otomatis dengan sensor dan elektronik. Alat cuci tangan ini akan bekerja secara otomatis tanpa harus disentuh atau membuka kran. Sistem ini juga akan dilengkapi dengan panduan secara audio bagaimana cara mencuci tangan yang baik menurut standard WHO. Selain itu juga akan dibuat sebuah sistem informasi yang dapat digunakan untuk mendukung pendataan terhadap kunjungan warga ke balai desa tersebut. Pendataan ini menjadi hal yang penting seperti itu melihat pola kunjungan, frekuensi kunjungan. Bahkan ke depan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan keputusan untuk menentukan kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat desa.

Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan diperoleh hasil akhir dengan memberikan sebuah perangkat alat cuci tangan otomatis dan juga aplikasi pendataan kunjungan.

Leave a comment